Senin, 29 Agustus 2022

6 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Lauk Pauk Matang

Usaha yang saat ini banyak diminati oleh pelanggan adalah jualan lauk pauk matang ala rumahan. Usaha ini layak kamu lirik karena memiliki potensi yang sangat bagus untuk menambah pendapatan.

Namun sebelum itu, kamu harus mengetahui beberapa tips untuk memulai usaha lauk pauk matang ini. Yuk, ikuti ulasan berikut ini!

1. Lokasi yang Strategis

Hal yang sangat perlu diperhatikan jika ingin memulai usaha lauk pauk matang adalah lokasinya. Adapun beberapa pertimbangan dalam memilik Lokasi yang strategis:

- Lokasi banyak dilalui masyarakat, kalau bisa di jalanan yang ramai dan sering di lalui orang untuk kegiatan mereka.

- Dekat dengan pemukiman padat penduduk, misalnya perumahan, apartement, kos kosan, pabrik dan lain-lain

- Tersedia lahan parkir untuk singgah sebentar

2. Menawarkan Lauk Beragam dan Selera Rumahan

Buatlah lauk pauk yang beragam jenisnya, tapi betul-betul rumahan, misalnya: Goreng Teri campur tempe, orak-arik, sayur bening, goreng lele cabe merah, sambel hati atau ampela, ayam bumbu, dan lain-lain.

Pastikan bahwa lauk pauk yang kamu tawarkan menjadi cita khas rumahan, ciri masakan rumahan diantaranya: bumbu yang tidak menyengat dan tidak banyak penyedap. Hak yang paling utama adalah menghindari menjual lauk yang telah melebihi dua hari.

3. Harga Bersahabat

Tips ketiga adalah menawarkan harga yang bersahabat. Untuk sayur bisa di pesan Rp 3.000, dengan harga sebesar itu pelanggan tentunya akan membeli beberapa jenis, setidaknya mereka akan menghabiskan uang sebesar Rp 10.000 sd Rp 20.000 sekali belanja dan sudah mendapatkan lauk yang beragam.

4. Pelayanan Ramah

Penjual lauk pauk matang tidak hanya dituntut untuk cekatan, namun juga harus pandai menarik hati pembeli.

Salah satunya adalah dengan Pelayanan yang ramah. Pelayanan dengan lembut, mau mendengarkan pertanyaan pelanggan, menyapa pelanggan serta menawarkan dan memberikan solusi dari jualan yang dia siapkan.

5. Jaga Kebersihan

Tips berikutnya adalah menjaga kebersihan. Seperti kata pepatah, kebersihan adalah sebagian dari iman. Kebersihan disini meliputi:

- Kebersihan Tempat

- Kebersihan Orang yang berjualan

- Kebersihan Produk yang dijual

- Kebersihan Alat-alat dalam menjual

6. Menjalankan Strategi Pemasaran yang Efektif

Keterakhir, menjalankan strategis pemasaran yang efektif. Kegiatan promosi menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan agar usaha dapat berjalan dengan sukses.

Melakukan promosi adalah waktu seorang pebisnis untuk mengenalkan produknya kepada calon pelanggan.

Tanpa melakukan promosi, maka usaha yang dijalankan sulit untuk dikenal oleh masyarakat dan cenderung tidak sukses. Begitu juga dengan usaha lauk pauk matang, kamu memerlukan cara yang kreatif untuk mempromosikan produk dagangan. Promosi yang tepat membuat masyarakat kenal dan mengetahui usaha kamu.

Nah, itulah beberapa tips yang perlu kamu lakukan untuk memulai usaha lauk pauk matang. Semoga membantu.

Jumat, 26 Agustus 2022

Ingin Menjalankan Usaha Mie Ayam? Berikut Tips Suksesnya

Mungkin sudah tidak asing bagi kamu dengan kuliner mie ayam. Ya, mie ayam kini sudah menjadi makanan favorit para pencinta mie.

Tak heran jika saat ini banyak orang yang mencoba bisnis mie ayam baik untuk mendapatkan penghasilan tambahan maupun penghasilan utama.

Nah, buat kamu yang berencana untuk memulai bisnis mie ayam, kamu perlu mengetahui beberapa tips agar bisnis kamu berjalan dengan lancar. Yuk, ikuti ulasan kami di bawah ini!

1. Gunakan Bahan yang Berkualitas

Kunci utama dari suksesnya bisnis mie ayam yang berkualitas adalah bahan baku yang digunakan. Kamu bisa menggunakan bahan baku dengan kualitas terbaik dan premium. Selain membuat cita rasanya lebih lezat, bahan baku berkualitas juga akan menjamin kesehatan para konsumen.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan di sini adalah mengenai bahan, target pasar, strategi promosi, hingga bagaimana mempertahankan cita rasa mie ayam tersebut agar tetap digemari konsumen.

2. Siapa Target Pasarnya

Tips selanjutnya adalah menentukan siap target pasar yang akan membeli dari usaha mie ayam kamu. Misalnya saja targer kamu mahasiswa, ibu rumah tangga, perkerja, dan lain sebagainya.

Setelah menentukan target pasarnya, pastikan pula harga yang akan dipasarkan nantinya. Jangan sampai harga yang kamu tawarkan terlalu tinggi agar tidak membebani target pasar sehingga membuat bisnis mie ayam kamu tidak ramai.

3. Lokasi Usaha Mie Ayam

Selain menentukan target pasarnya, hal yang wajib kamu perhatikan lainnya adalah lokasi usaha yang tepat.

Pastikan bahwa rumah kamu berada ditempat yang strategis seperti di pinggir pasar, atau ramai penduduk sehingga usaha kamu banyak didatangi oleh pembeli.

4. Pertahankan Cita Rasa Mie Ayam

Setelah menentukan lokasi, hal yang menjadi kesuksesan usaha kamu adalah mempertahankan cita rasa mie ayam. Usahakan mie ayam yang kamu jual memiliki ciri khas tersendiri dan berbeda dari yang lain termasuk kompetitor kamu.

Lakukan inovasi baru untuk setiap menu yang ditawarkan untuk menarik minat konsumen. Dalam hal ini adalah konsumen baru yang belum pernah membeli mie ayam kamu.

5. Strategi Promosi yang Eefektif

Dalam usaha apapun, strategi pemasaran maupun promosi adalah hal yang paling penting untuk dilakukan, termasuk usaha mie ayam.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan usaha mie ayam kamu. Lalu, untuk menarik calon konsumen bisa gunakan promosi lainnya. Misalnya saja potongan harga untuk beberapa pembeli pertama selama beberapa hari.

6. Memunculkan Ciri Khas

Perlu kamu tahu, usaha yang sukses rata-rata memiliki ciri khas tersendiri. Hal itulah yang menjadi penarik para konsumen mereka.

Ciri khas menjadi jati diri bagi suatu usaha. Maka dari itu, kamu perlu membuat ciri khas kamu yang akan menjadi andalan usahamu.

Demikianlah beberapa tips sukses menjalankan usaha mie ayam. Bagaimana, berminat menjalankan usaha ini? Komen di bawah, ya.

Rabu, 24 Agustus 2022

Tips Usaha Sarapan Pagi Agar Sukses di Masa Depan

 

Membangun usaha di pagi hari menjadi salah satu peluang usaha menjanjikan dengan modal kecil dan menguntungkan, apalagi jika kita bertempat tinggal di kota-kota besar yang seringkali masyarakatnya tidak sempat untuk menyiapkan sarapan ketika akan berangkat ke sekolah, kerja ataupun aktivitas lainnya.

Sehingga kemudian mereka memilih untuk membeli sarapan pagi di luar rumah. Alasan inilah yang menjadi modal kuat kita untuk meraup keuntungan usaha sarapan pagi dimana sangat cocok dijalankan oleh mahasiswa atau ibu rumah tangga.

Sebelum memulai usaha sarapan pagi, terlebih dahulu kita harus menggali dalam-dalam tips yang bisa kita pakai untuk memulai berbisnis. Tujuannya, biar usaha kita nanti dapat berjalan dengan baik karena persiapannya yang sudah matang. Berikut adalah tips usaha sarapan pagi diantaranya :

1. Terjun Secara Langsung

Usaha sarapan pagi harus diawali dengan siap terjun langsung. Disini berarti kita harus berhadapan langsung dengan dapur dan segala peralatannya. Mulailah belajar untuk membuat jenis makanan yang cocok disantap saat pagi hari hingga mendapatkan rasa yang pas.

2. Tempat Yang Strategis

Pilihlah tempat usaha yang dapat dijangkau oleh fungsi pasar yang kita target, yakni pekerja dan mahasiswa yang tidak sempat menyiapkan sarapan. Kita dapat memilih lingkungan kampus atau perkantoran. Namun, jika tidak menemukan tempat tersebut, kita juga dapat melakukan sistem berpindah.

3.  Menyediakan Berbagai Jenis Menu

Sediakan menu di usaha sarapan pagi dengan berbagai jenis makanan. Kita bisa terlebih dahulu fokus belajar satu jenis makanan dan perhatikan dengan sangat baik. Masakan yang bisa kita pelajari seperti bubur ayam, nasi kuning ataupun nasi pecel. Jika sudah memahami dengan benar cara membuatnya, pelajari jenis masakan selanjutnya.

4.  Jaga kebersihan

Jika sudah memiliki tempat, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan tempat usaha dan makanan yang disajikan. Sampah yang berserekan harus segera dibersihkan.

Selain itu, kita bisa menggunakan tirai penutup supaya makanan tidak terkena debu atau terhinggapi lalat. Kita juga harus menyediakan lap bersih untuk membersihkan meja, piring dan gelas serta kantong plastik besar sebagai tempat sampah sementara.

5. Cita Rasa Masakan

Jika masakan kita sudah mendapatkan rasa yang benar-benar pas, jaga dan pertahankan cita rasa tersebut sehingga bisa menjadi ide bisnis jangka panjang. Pelanggan tidak akan cukup jika hanya sarapan untuk sekedar mengisi perut yang sedang lapar, cita rasa makanan tetap menjadi prioritas.

6. Terus Belajar

Seperti yang sudah kita bahas di awal, untuk memperbanyak jenis makanan, kita harus terus belajar. Dengan banyak menambah wawasan tentang pembuatan masakan seperti strategi bisnis ayam goreng, kita bisa terus berinovasi dengan resep masakan yang sudah ada atau menciptakan resep terbaru.

7. Promosi

Kita juga bisa menambah omset dengan menjualnya secara online. Dengan menggunakan teknologi, usaha sarapan pagi dapat berkembang sangat pesat. pehatikan cara jualan online agar cepat laku atau dengan cara iklan di facebook agar menjadi salah satu bisnis online yang menguntungkan.

8. Gunakan Waktu Sebaik Mungkin

Selalu perhatikan kualitas waktu untuk menyelesaikan pesanan makanan sesuai dengan keinginan konsumen. Apabila kita tidak menyiapkannya dengan tepat waktu, kesan konsumen terhadap kita juga jadi tidak baik.

9.  Merekrut karyawan

Segera cari karyawan yang bisa membantu kita menyelesaikan pesanan makanan. Pilih karyawan yang sigap menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat. Mengenai jumlah karyawan dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi di tempat penjualan.

10. Kualitas pelayanan

Bersikaplah untuk selalu ramah kepada konsumen. Sebab meskipun usaha ini hanya bisnis kuliner modal kecil, namun kualitas pelayanan yang terbaik dapat meningkatkan kualitas kita di depan pelanggan sehingga mereka terus datang ke tempat usaha sarapan pagi yang sudah kita buat.

Demikian tips usaha bangun pagi, semoga bermanfaat.


 

Selasa, 23 Agustus 2022

5 Tips Memulai Usaha Bakso Bakar di Rumahan

Seperti yang kita tahu, bakso bakar kini menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua.

Hal itu tidak mengherankan karena cita rasa dari bakso bakar sendiri memang nikmat, apalagi jika disantap dalam keadaan hangat dan ditambah dengan sambal ataupun saus.

Melihat banyaknya penggemar bakso bakar, wajar saja jika olahan makanan yang satu ini layak untuk dijadikan peluang bisnis.

Agar hasilnya menguntungkan, berikut beberapa tips membuka usaha bakso bakar yang dapat kamu praktekkan saat memulai bisnis bakso bakar di rumahan.

1. Buat bakso sendiri

Tips yang pertama adalah membuat olahan sendiri. Apapun jenis usaha kulinernya, ada baiknya dibuat sendiri untuk menghemat pengeluaran.

Selain itu, kamu bebas menentukan porsi daging yang ingin ditambahkan saat meracik bakso untuk mempertahankan cita rasa dan kualitas yang sesuai dengan versimu.

Bahan-bahan yang dibutuhkan juga cukup sederhana, seperti daging ayam giling, tepung tapioka, bawang merah, dan bumbu penyedap lainnya.

Setelah itu, bentuk bakso menjadi bulat dengan ukuran sesuai dengan selera. Kamu juga bisa membuat bakso yang bervariasi agar konsumen dapat memilih. Entah itu berupa bakso bulat biasa ataupun bakso tahu.

2. Pastikan peralatan memadai

Tips kedua adalah memastikan peralatan kamu memadai. Dari segi peralatan sebenarnya cukup sederhana, apalagi jika lokasi berjualan kamu di rumah. Kamu cuma butuh peralatan untuk membakar, saos, sendok sayur, tabung gas, tusuk lidi, plastik, kursi, sendok, piring, dan garpu.

3. Gunakan promosi yang tepat

Tips yang ketiga adalah menggunakan promosi yang tepat. Meskipun banyak digemari, bukan berarti usaha bakso bakar tidak perlu dipromosikan, ya. Promosi tetap menjadi hal yang paling penting dalam suatu bisnis agar semakin dikenal oleh banyak orang.

Dengan dikenalnya bisnismu, maka pembeli yang datang juga akan semakin banyak. Cukup dengan memasang pamflet di lokasi berjualan kamu agar orang-orang tahu tentang makanan yang kamu jajakan.

Buatlah pamflet semenarik mungkin untuk memunculkan rasa penasaran masyarakat, hingga mereka memutuskan untuk membelinya.

Agar lebih banyak pembeli lagi dari luar lokasi jualan, kamu dapat memanfaatkan kekuatan sosial media seperti instagram, facebook maupun TikTok.

Buatlah konten semenarik mungkin, mulai dari pembuatan bakso, pembakaran bakso hingga penyajiannya.

4. Harga yang bersaing

Tips yang keempat adalah menawarkan harga bersaing. Bakso merupakan salah satu makanan yang bahannya cukup terjangkau, kecuali bakso sapi karena harga dagingnya jauh lebih mahal dibandingkan dengan daging ayam.

Berhubung karena bakso bakar terbuat dari ayam, alangkah baiknya jika harga yang ditawarkan menjangkau semua kantong masyarakat.

Misalnya, 1 tusuk dihargai Rp2 ribu. Jika belinya per porsi, seperti 10 tusuk dalam 1 porsi, harganya bisa dibuatkan menjadi Rp17 ribu-Rp20 ribu. Kamu tidak perlu takut rugi karena dalam 1 tusuk itu sendiri hanya terdiri dari 4-5 bakso bulat saja.

Karena jika harganya terlalu mahal pembeli akan takut untuk mencicipi bakso yang kamu jual. Apalagi bakso bakar ini hanya sebagai camilan, bukan lauk pauk.

5. Buat bumbu yang berbeda

Tips yang kelima adalah membuat bumbu yang berbeda. Cita rasa bakso bakar biasanya menjadi salah satu hal yang selalu membekas di ingatan para konsumen. Maka dari itu, pastikan bahwa cita rasa yang kamu tawarkan berbeda dari yang lain, jadi bakso bakar buatanmu tidak dinilai biasa saja.

Kamu bisa saja bermain di bumbu bakso bakar itu sendiri. Misalnya, sausnya dibuat sendiri atau bawang gorengnya dibuat lebih renyah. Intinya, harus ada faktor yang membedakan bakso bakar kamu dengan milik orang lain.

Jangan lupa untuk mempertahankan cita rasa agar seseorang yang tadinya cuma iseng membeli dapat menjadi pelanggan setiamu.

Oke sobat, itulah beberapa tips yang dapat kamu peraktekkan dalam memulai bisnis bakso bakar. Semoga bermanfaat.

Jumat, 19 Agustus 2022

Tips Sukses Memulai Usaha Rujak Buah di Rumah

Seperti yang kita tahu bisnis kuliner tidak adalah salah satu bisnis yang tidak ada matinya. Ada banyak makanan maupun minuman yang bisa di jadikan menjadi suatu bisbis, salah satunya usaha rujak buah. Untuk membuat rujak buah tidak diperlukan keahlian khusus, kamu hanya perlu mencari tahu resep paling enak agar konsumen kamu ketagihan.

Tidak hanya resep yang enak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum kamu memulai bisnis rujak buah. Bisnis rujak buah ini sangat cocok dijalankan oleh siapa saja. Selain modal yang tidak besar, kamu juga bisa menyesuaikan sendiri konsep usaha yang ingin dilakukan.

Lantas, apa saja sih hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis rujak buah? Penasaran? Berikut beberapa tipsnya.

Tips Memulai Usaha Rujak Buah

1. Penentuan Lokasi Usaha

Tips yang pertama adalah menentukan lokasi usaha. Kamu harus memilih lokasi yang ramai dikunjungi atau dilewati orang. Kamu juga bisa memanfaatkan lahan di depan rumah supaya modal usaha tidak terlalu besar.

Dengan begitu, maka pangsa pasar yang pertama kamu tuju adalah masyarakat yang tinggal di dekat tempat tinggal kamu. Jika lancar, sedikit demi sedikit kamu bisa mengumpulkan keuntungan untuk membeli gerobak.

Gerobak tersebut digunakan untuk berkeliling ke daerah yang lebih jauh, sehingga bisnis rujak buah bisa dikenal oleh banyak orang. Kamu juga bisa memilih tempat kumpulan pedagang kaki lima atau food court untuk lebih mudah mendapatkan pelanggan.

2. Pelayanan untuk Konsumen

Tips yang kedua adalah pelayan untuk konsumen. Rujak buah termasuk ke dalam makanan yang umum dan bisa dibuat oleh semua orang. Konsumen yang membeli adalah orang yang mencari kepraktisan serta pelayanan yang terbaik.

Pelayanan yang ramah akan membuat konsumen merasa senang dan ingin kembali lagi untuk membeli rujak buah kamu. Usahakan untuk selalu tersenyum saat berbicara kepada konsumen.

3. Penetapan Harga Rujak Buah

Tips yang ketiga adalah penetapan harga rujak buah. Kamu bisa menetapkan harga sesuai dengan keinginan. Namun, jika ingin usaha kamu dilirik oleh konsumen tetapkanlah harga yang bersaing dan masuk akal.

Coba hitung lagi modal yang dikeluarkan, sehingga harga yang ditetapkan dapat memberikan keuntungan.

Selain itu, kamu juga perlu mencari tahu berapa harga kisaran untuk produk rujak buah. Jangan sampai harga yang kamu tetapkan terlalu mahal, sehingga calon pembeli menjadi ragu dan tidak jadi membeli produk.

4. Membuat Daftar Dagangan atau Daftar Menu Rujak Buah

Tips yang keempat adalah membuat daftar dagang atau daftar menu rujak buah. Semakin banyak pilihan buah yang kamu tawarkan, maka konsumen juga akan semakin suka.

Sebelum menentukan daftar dagangan, ada baiknya untuk melakukan riset atau survey terlebih dahulu ke pedagang-pedagang buah lainnya.

Ketahui apa saja buah yang digunakan, menu apa saja yang akan dijual, strategi promosi yang digunakan, dan informasi lainnya yang bisa kamu pakai untuk mendukung usaha. Jika sudah melakukan survey, kamu bisa mengetahui apa saja yang perlu Anda persiapkan.

5. Menjalankan Strategi Pemasaran yang Efektif

Tips yang kelima adalah menjalankan strategis pemasaran yang efektif. Kegiatan promosi menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan agar suatu usaha dapat berjalan dengan sukses. Melakukan promosi adalah waktu seorang pebisnis untuk mengenalkan produknya kepada calon pelanggan.

Tanpa melakukan promosi, usaha sulit untuk dikenal oleh masyarakat dan cenderung tidak sukses. Begitu juga dengan usaha rujak buah, kamu memerlukan cara yang kreatif untuk mempromosikan produk dagangan.

Promosi yang tepat membuat masyarakat kenal dan mengetahui bisnis kamu. Sebagai tahap pengenalan produk, kamu dapat menjual rujak buah dengan harga promo yang lebih murah.

6. Mengetahui Keunggulan Usaha

Tips yang keenam adalah mengetahui keunggulan usaha. Supaya bisnis rujak buah kamu terlihat berbeda, kamu perlu memberikan keunggulan atau keunikan dibanding dengan produk serupa yang dijual oleh pesaing.

Keunggulan yang menarik akan membuat minat pelanggan meningkat, sehingga pelanggan akan setia dengan produk yang kamu jual. Misalnya, kamu menawarkan jasa antar kepada konsumen yang berada di sekitar lokasi penjualan.

Kelebihan berupa free ongkos kirim akan membuat pelanggan lebih tertarik dan sering membeli rujak buah yang kamu jual. Selain itu, kamu juga harus cepat tanggap jika ada konsumen yang memiliki permintaan khusus.

Demikian beberapa tips yang perlu kamu terapkan dalam memulai bisnis rujak buah. Semoga membantu.

Kamis, 18 Agustus 2022

Tips Memulai Usaha Kue di Rumah

 

Memulai usaha rumahan bukan lagi hal yang tidak mungkin, termasuk usaha menjual kue rumahan. Jenis kue kering ataupun basah selalu menjadi makanan yang dicari banyak orang, sehingga dapat dibilang usaha kue tidak akan redup dipasaran.

Usaha kue dari rumah masih sangat mungkin dilakukan dengan modal yang kecil. Justru jika kamu berhasil mengembangkan usaha dengan modal yang kecil, tingkat kesuksesannya semakin tinggi. karena bagaimana pun tidak ada yang menjamin usaha dengan modal besar, akan mendapat keuntungan yang besar juga.

Jika membuat usaha dengan modal kecil tidak perlu berkecil hati, berikut tips menjalankan usaha kue rumahan untuk kamu yang masih pemula.

1. Buat Rencana Yang Matang

Sebelum memulai usaha dari rumah, pastikan kamu melakukan perencanaan yang matang. Perencanaan ini harus meliputi berbagai aspek dalam usaha, mulai dari aspek modal, target pelanggan, tren yang sedang terjadi, keuntungan yang akan diraih, strategi pemasaran, hingga inovasi yang akan dilakukan. Perencanaan yang tepat akan membantu kamu mencapai tujuan yang ingin diraih secara lebih realistis.

2. Menemukan Pasar Yang Tepat

Disambil melakukan perencanaan, kamu juga perlu menemukan pasar yang tepat untuk dikembangkannya usaha yang akan kamu buat. Sangat penting untuk menemukan pasar yang memiliki peluang besar. Hal yang harus kamu ingat, jangan pernah pernah memaksakan diri bersaing dipasar yang memiliki kompetisi yang sengit.

3. Mulai Dari Yang Kamu Suka

Selalu update tren yang terjadi, salah satu tips mengambangkan usaha kue dari rumah adalah dengan memulainya dari hal yang paling kamu suka. Misalnya menu kue yang menjadi favoritmu selama ini. Konon katanya kalau mengerjakan hal-hal yang kita sukai dapat memberikan semangat yang tinggi, pastikan juga tampilan kue yang kamu buat semenarik mungkin, dari segi produk maupun kemasan produk.

4. Catat Semua Pengeluaran dan Pemasukan

Mencatat semua transaksi keuangan merupakan salah satu tips yang paling penting bagi kamu yang masih pemula di dunia bisnis. Pastikan catatan yang kamu buat tersusun rapi tidak ada yang ketinggalan agar kamu dapat mengukur keuntungan ataupun kerugian yang kamu dapatkan.

5. Menerima Kritik dan Saran

Dimasa pengenalan produk yang kamu jual, jangan takut untuk meminta saran maupun kritik kepada pelaggan. Pendapat mereka kadang justru memberikan perspektif lain yang mungkin akan meningkatkan kualitas produk yang kamu pasarkan. Ingat, jangan sampai tersinggung ya.

6. Tentukan Strategi Promosi Yang Efektif

Menetukan strategi promosi adalah langkah yang penting untuk dilakukan, selain memanfaatkan strategi dari mulut kemulut. Kamu juga bisa mempromosikan produk kamu melalui berbagai media sosial. Mulai dari Instagram, Tik-tok, Twiter, sampai Facebook. Pertimbangkan juga untuk memberikan diskon, hal ini akan lebih mudah menarik perhatian para pelanggan.

7. Berinovasi

Tren Makanan adalah tren yang cukup dinamis dan dapat bergerak dengan cepat. Jika usahamu sudah berjalan lancar, jangan lupa untuk selalu berinovasi. kamu bisa membuat menu baru, dengan begitu pelanggan tidak akan bosan dengan produk yang kamu tawarkan.

Memulai usaha kue rumahan adalah pilihan usaha yang patut dipertimbangkan. Pasalnya, peminat kue selalu meningkat dan banyak sekali berbagai ide yang bisa kamu kembangkan utuk usaha yang akan kamu buat.

Itu tadi beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk memulai usaha menjual kue dari rumah. Semangat memulai usaha dari rumah, semoga artikel ini membantu anda yang ingin memulai usaha kue dirumah ya.

Selasa, 16 Agustus 2022

6 Tips Sukses Memulai Usaha Angkringan

Memiliki modal terbatas bukan suatu alasan untuk tidak mencoba berbisnis. Kamu tidak perlu menunggu modal besar terlebih dahulu, karena di jaman sekarang terdapat banyak bisnis yang bisa dimulai dengan modal yang sedikit. Salah satu usaha yang sangat menjanjikan dengan modal sedikit adalah usaha angkringan.

Nah, usaha angkringan sendiri adalah usaha yang bergerak di bidang kuliner. Usaha angkringan menawarkan berbagai makanan yang dijual dengan harga miring atau murah. Makanan yang dijual pun sangat sederhana, contohnya nasi kucing.

Tertarik untuk memulai usaha ini? Berikut beberapa tips yang perlua kamu lakukan.

1. Susun Perencanaan Secara Matang

Langkah pertama adalah menyusun perencanaan secara matang. Hal ini bertujuan agar usaha yang akan dimulai berjalan dengan lancar.

Meskipun usaha angkringan yang akan kamu buat ini hanyalah usaha kecil di rumahan, tetapi kamu juga wajib menyusun perencanaan ini.  

Di dalam penyusunannya, kamu bisa melihat kebutuhan yang dimiliki masyarakat, dan dari situ kamu bisa memanfaatkannya, misalnya dengan membuka usaha kuliner angkringan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap makanan.

2. Tentukan Lokasi Yang Strategis

Langkah yang kedua adalah menentukan lokasi yang strategis. Secara cermat dan jeli, kamu harus bisa menentukan tempat yang sekiranya akan membuat usaha angkringan kamu dikunjungi oleh banyak pembeli.

Dengan menentukan strategis atau tidaknya tempat tersebut menjadi langkah yang paling penting guna mengembangkan bisnis angkringan milikmu. Pastikan bahwa rumah kamu berada di lokasi yang strategis. Tentunya hal tersebut akan sangat menguntungkan.

3. Tentukan Modal Usaha Secara Rinci

Langkah yang ketiga adalah menentukan modal usaha secara rinci. Kamu dapat mencatat modal-modal untuk apa saja yang akan dikeluarkan nantinya ketika membuka usaha angkringan ini. Diusahakan setiap pengeluaran harus dicatat sebaik mungkin.

Adanya penentuan dan pencatatan modal secara rinci ini bertujuan untuk melihat bagaimana laju pengeluaran usahamu.

4. Tentukan Menu Yang Akan Dijual Dan Harganya

Langkah yang keempat adalah menentukan menu yang akan dijual dan harganya. Menu yang dijual di angkringan biasanya sangat sederhana dan serba sama, contohnya kopi, teh, wedang jahe, gorengan, dan nasi kucing.

Namun, jika kamu ingin usaha angkringanmu berbeda dengan pesaing dan menarik, kamu bisa mulai menjual menu istimewa yang khas dan berbeda dengan warung angkringan lainnya. Selain menu yang berbeda ini, kamu juga bisa memberikan penampilan atau pengemasan makanan yang khas.

Nah, dari menu yang sederhana tersebut kamu juga harus menentukan harga yang seimbang. Pastikan agar harga yang dipatok di setiap menu tidak kemahalan agar angkringanmu tidak sepi pelanggan.

5. Jaga Kebersihan

Langkah yang kelima adalah menjaga kebersihan usaha. Meskipun warung akringanmu sederhana, usahakan agar warungmu tersebut memiliki kebersihan yang terjamin.

Adanya sampah-sampah yang berserakan tentunya akan membuat pembeli merasa jijik dan warungmu tersebut terkesan jorok. Akibatnya tidak akan ada lagi pembeli yang datang.

Oleh karena itu, usahakan untuk menjaga kebersihan warungmu. Kamu bisa meletakkan tong sampah disekitar usaha atau rajin membersihkannya.

Selain itu, jaga juga agar makanan di akringanmu tidak terkontaminasi debu ataupun lalat yang berterbangan.

6. Berikan Pelayanan Terbaik

Langkah keenam adalah memberikan pelayan yang terbaik. Masing-masing pembeli memiliki sifat dan karakterisik yang berbeda-beda. Ada yang sabar, pemarah, ceroboh, ataupun tidak sabaran.

Nah, sebagai pengusaha, kamu harus memberikan pelayanan yang terbaik. Dengan bersikap ramah, maka warung kamu akan menjadi tempat favorit pembeli untuk berkunjung. Selain itu, kamu juga bisa memberikan pelayanan yang cepat kepada pembeli.

Sekian beberapa tips yang perlu kamu lakukan dalam memulai usaha angkringan. Semoga artikel di atas dapat kamu jadikan pedoman sebelum memulai bisnis angkringan.

Jumat, 12 Agustus 2022

Ingin Memulai Usaha Alat Tulis di Rumah? Berikut Tipsnya

Kondisi perekonomian cukup terguncang sejak wabah Covid-19 terjadi. Akibatnya, banyak kegiatan masyarakat yang terhambat. Mulai dari pekerjaan hingga anak sekolah yang harus belajar dari rumah untuk mengurangi kasus Covid-19.

Namun, kabar baiknya kegiatan belajar-mengajar sudah mulai kembali aktif, yang artinya permintaan akan buku dan alat tulis akan meningkat drastis.

Jika kamu tak ingin kehilangan peluang, maka manfaatkan momen ini untuk membuka bisnis alat tulis. Bagaimana caranya? Berikut tipsnya!

1. Sediakan produk yang lengkap

Langkah yang pertama adalah menyediakan produk yang lengkap karena buku dan alat tulis hanya secara garis besar saja.

Sedangkan detailnya sangat banyak, seperti pulpen, penghapus, rautan, bahkan buku sendiri terdiri dari berbagai jenis. Ada buku gambar, halus kasar, kotak-kotak, A4, dan lainnya.

Semakin lengkap produk yang kamu jual, maka akan semakin banyak pula pembeli yang datang ke tempat kamu. Pembeli juga tidak perlu berpindah ke tempat lain untuk mencari kebutuhannya, jadi semuanya bisa dibeli di tokomu.

2. Tata dengan rapi

Langkah yang kedua adalah menata semua produk dengan rapi. Dalam arti, area buku untuk berbagai jenis buku sekaligus, sama halnya dengan pulpen, pinsil, dan lainnya.

Penataan yang rapi akan memudahkan pembeli untuk menemukan barang yang ia cara. Jadi, kamu tidak kerepotan untuk memberi tahu letak barang yang ia cari karena pembeli bisa melihatnya sendiri.

3. Gunakan etalase atau lemari

Langkah yang ketiga adalah menggunakan etalase atau lemari. Agar penataan selalu rapi, dapat menggunakan lemari khusus berjualan alat tulis yang terbuat dari kayu atau triplek agar tidak ada produk yang bercampur.

Penggunaan etalase ini akan memudahkan pembeli dalam mencari apa yang dibutuhkan tanpa harus membongkar sana-sini. Jadi, toko alat tulis tetap dalam keadaan rapi.

4. Cari supplier yang terpercaya

Langkah yang kelima adalah mencari supplier yang terpercaya. Dalam berbisnis, akan lebih baik jika kamu membeli langsung dari supplier daripada toko grosir.

Alasannya sederhana, karena harganya jauh lebih murah, dibandingkan dengan harga grosir. Jadi, harga jual yang ditetapkan kepada pembeli juga tidak terlalu mahal.

Maka dari itu, kamu harus mencari supplier alat tulis terpercaya, yang bisa menyediakan stok sesuai kebutuhan.

Dengan begitu, kamu tidak perlu gonta-ganti supplier saat supplier satu tidak dapat menyanggupi kebutuhan alat tulis yang diminta.

5. Gunakan promosi yang berbeda

Langkah yang kelima adalah menggunakan promosi. Mengingat jumlah pesaing cukup banyak, maka ada baiknya jika kamu menggunakan strategi promosi yang berbeda.

Jika strategi dari pesaing berupa membuat harga menjadi murah, kamu bisa buatkan promosi beli 2 gratis 1. Jika dihitung-hitung, promosi beli 2 gratis 1 lebih menguntungkan, jadi pembeli pasti tertarik.

Namun kamu tetap harus menyesuaikannya dengan modal. Jika tidak dibekali dengan modal yang cukup, aktivitas promosi agak sia-sia.

6. Harga yang bersaing

Langkah yang keenam adalah memperhatikan harga bersaing. Harga menjadi salah satu faktor penentu laris atau tidaknya usaha buku dan alat tulis. Mengingat pesaing kamu bukan hanya pebisnis offline, tapi juga online, maka tetapkan harga yang bersaing. Dalam arti, jangan terlalu banyak mengambil keuntungan agar produk yang kamu jual cepat berputar.

Misalnya, harga modal untuk penghapus Rp 1.000, maka jual dengan harga Rp 1.500 atau Rp 2.000. Masih dalam range yang terjangkau, jadi pembeli tidak akan pindah ke toko sebelah.

7. Sediakan jasa lainnya

Langkah ketujuh adalah menyediakan jasa lain. Adapun jasa lain yang dimaksud ialah jasa pengiriman gratis khusus untuk pembelian dalam jumlah besar, khususnya untuk warung-warung kecil atau tempat fotokopi. Penyediaan jasa ini tentu akan menjadi penarik karena pembeli tidak perlu memikirkan ongkos kirim lagi.

Akan tetapi, kamu harus memberikan minimum pembelian supaya kamu tidak rugi. Jika semua pembeli diperlakukan sama, yang ada lebih mahal di ongkos kirim daripada pembelian konsumen.

8. Mau menjalin kerjasama

Langkah yang kedelapan adalah menjalin kerjasama. Menjalin kerjasama dengan e-commerce saja tidak cukup untuk menyukseskan bisnis alat tulis. Maka dari itu, kamu perlu melakukan relasi yang kuat dengan koperasi atau kantin di sekolah karena target pasarnya adalah anak sekolah.

Dengan kerjasama, penjualan dapat dipastikan meningkat. Sebaiknya lakukan negosiasi dengan pihak yang diajak bekerjasama terkait upah atau biaya admin, jadi keduanya akan sama-sama diuntungkan.

9. Pasarkan secara online

Langkah kesembilan adalah memasarkan produk secara online. Saat ini ada e-commerce dan media sosial yang dapat dijadikan sebagai wadah berdagang. Tentunya dengan hasil yang cukup memuaskan.

Seperti yang kita diketahui, jumlah konsumen di e-commerce dan pengguna media sosial sangatlah banyak, tersebar di berbagai wilayah juga. Pasti akan laku, apalagi jika harga yang kamu tawarkan bersaing.

10. Pelayanan yang Baik

Langkah yang keterakhir adalah memberikan pelayanan yang baik kepada pembeli. Ingat, pembeli adalah raja, jadikan kenyamanan dan kepuasan mereka menjadi fokus kamu dalam berbisnis.

Jika konsumen merasa puas, maka mereka pasti akan kembali membeli di toko milikmu. Dengan begini, omzet penjualan dipastikan akan meningkat terus-menerus.

Nah, sobat blog… Itulah beberapa tips yang perlu kamu terapkan dalam memulai bisnis alat tulis di rumah. Semoga berhasil.

Selasa, 09 Agustus 2022

Tips Sukses Bisnis Salad Buah, Modal Kecil Untung Besar

Pebisnis pemula terkadang kebingungan untuk menentukan bisnis apa yang akan ia kerjakan. Apalagi melihat ketatnya persaingan usaha sekarang ada baiknya memulai usaha yang banyak di cari orang.

Salah satu ide bisnis rumahan yang tak pernah lekang oleh zaman ialah bisnis olahan buah (Salad buah). Salad buah saat ini menjadi olahan makanan ringan yang banyak diminati oleh semua kalangan usia. Dalam memulai bisnis ini pun tidak membutuhkan modal yang besar.

Jika kamu masih bingung cara memulainya, berarti kamu harus mengikuti tips-tips bisnis salad buah di bawah ini. Yuk, simak ulasan berikut!

Tips Menjalankan Bisnis Salad Buah

1. Mencari supplier berkualitas dan harga yang cocok

Dalam mencari supplier bahan baku buah-buahan dan bahan pelengkap lainnya bisa kamu lakukan dengan cara melakukan survey di beberapa tempat penjual buah.

Kamu juga bisa mengajukan proposal bisnis salad buah tersebut pada toko-toko yang kemungkinan bisa dijadikan supplier bisnismu.

Pemilihan supplier ini ditujukan untuk mendapatkan bahan buah-buahan terbaik yang berkualitas.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada setiap pembelinya, sehingga salad buah berfungsi sebagai makanan kesehatan tetap berjalan dengan baik.

Selain dari segi kualitas bahan, pemilihan supplier ini juga ditujukan untuk mendapatkan harga yang terbaik. Kamu bisa menjalin kerja sama untuk bisa mendapatkan potongan harga dengan minimal pembelian.

Kerja sama ini akan sama-sama menguntungkan bagi kedua pelaku bisnis. Kamu bisa mendapatkan potongan harga dan supplier buah mendapatkan pelanggan tetap.

2. Penentuan lokasi berjualan

Pemilihan lokasi berjualan adalah yang harus kamu perhatikan. Pastikan bahwa rumah kamu berada di lokasi yang banyak didatangi orang, atau kawasan yang ramai penduduk, dengan begitu usaha kamu akan memiliki banyak pelanggan.

Kamu bisa memilih tempat-tempat di pinggir jalan yang banyak dilewati orang atau di sekitar pasar atau juga di dekat sekolah serta tempat-tempat fasilitas umum lainnya.

3. Pengemasan yang menarik

Menjual suatu produk tidak hanya kualitas produknya saja yang diperhatikan, tetapi juga kemasan atau wadah yang digunakan untuk tempat produk tersebut. Ini berlaku terutama pada jenis bisnis makanan.

Wadah ini disesuaikan dengan kebutuhan kamu, seberapa besar wadah serta jenis wadah seperti apa yang cocok disesuaikan dengan jenis olahan yang kamu jual.

Untuk wadah salad buah, cari wadah yang memiliki bahan food grade yang cocok untuk digunakan sebagai tempat makanan.

Besaran wadahnya bisa kamu sesuaikan dengan seberapa porsi salad yang akan kamu jual dalam satu wadahnya. Wadah yang digunakan usahakan bisa bertahan lama dan memiliki kualitas terbaik.

Strategi bisnis dalam hal packaging ini perlu diterapkan untuk dapat menarik lebih banyak peminat salad buah.

Wadah salad ini bisa kamu masukkan pada bisnis plan salad buah sebagai salah satu dari strategi pemasaran yang akan dilakukan.

4. Jualan Online

Dari berbagai strategi di atas, ada satu strategi lagi yang perlu untuk kamu coba, yaitu dengan melakukan bisnis salad buah online.

Produk salad buah yang kamu buat dapat kamu promosikan melalui berbagai macam media sosial untuk mendapatkan pelanggan secara lebih luas.

Sistem penjualan ini bisa dilakukan dengan kamu membuka pesanan secara online dan bisa mengirim ke berbagai tempat.

Lokasi yang bisa dijangkau untuk pengirimannya bisa kamu atur, seperti dengan hanya mengirim ke sekitaran kota tempat tinggalmu.

Cara ini cukup efektif untuk mengembangkan suatu bisnis. Bahkan, dengan hanya berjualan online pun kamu sudah bisa mendapatkan banyak keuntungan.

Yuk langsung kamu jual salad buah buatan kamu, siapa tau banyak orang menyukai salad buah bikinan kamu. Kalau masih bingung cara membuatnya, banyak kok resep salad buah di internet yang bisa kamu coba. Semoga membantu.

Jumat, 05 Agustus 2022

Tips Sukses Membuka Usaha Buah-buahan di Rumah

Hampir semua orang pasti suka dengan buah-buahan? Selain cita rasanya yang segar, buah-buahan juga kaya akan manfaat bagi kesehatan. Tak heran jika buah-buahan menjadi konsumsi wajib bagi sebagian besar orang setelah makan berat.

Melihat peminatnya yang banyak, buah-buahan bisa kamu jadikan sebagai peluang bisnis yang memiliki keuntungan besar.

Selain itu, kamu juga bisa memulai usaha ini di rumah saja tanpa harus menyewa toko atau ruko. Tertarik dengan usaha ini? Berikut beberapa tips sukses membuka usaha buah-buahan yang perlu kamu ketahui.

Tips Memulai Usaha Buah-buahan

1. Lokasi strategis

Pastikan bahwa rumah kamu berada pada lokasi yang strategis, seperti pinggir jalan dan ramai penduduk, sebab lokasi menjadi penentu pertama kelarisan usaha kamu.

2. Jual buah yang berkualitas

Kebanyakan pembeli pasti suka dengan apa yang dilihatnya. Maka dari itu, pastikan bahwa buah-buahan kamu kelihatan menarik dari luar dan juga bagus di dalam, sehingga toko buahmu ramai didatangi pembeli.

3. Paham seputar buah-buahan

Tips sukses untuk usaha buah-buahan adalah kamu paham seputar buah-buahan. Misalnya, apa saja yang bisa membuat buah cepat busuk, jadi kamu dapat menghindari dengan bagaimana. Dengan demikian, buah-buahan dapat dijual dalam keadaan segar setiap sehat.

Tidak hanya itu, penting bagi kamu mengetahui cita rasanya dari warna buahnya sendiri. Ketika konsumen menanyakan buah-buahan yang matang atau manis, kamu dapat memberikannya sehingga tidak membuat konsumen kecewa.

4. Carilah produsen yang terpercaya

Tidak perlu jadi petani untuk menjual buah-buahan, karena kamu dapat membelinya dari para petani atau produsen buah-buahan, asalkan kamu memilih produsen yang terpercaya entah itu dari segi kualitas, penyediaan persediaan, maupun harga.

Dengan produsen terpercaya, maka usaha buah-buahan kamu dapat berjalan lancar. Produsen tidak mungkin berani menipu karena sukses tidaknya usahanya juga bergantung pada kamu.

5. Pastikan jenisnya bervariasi

Mengingat selera pembeli yang berbeda-beda, sebaiknya bedakan pula variasi buah yang dijual. Tidak mesti lengkap, tapi setidaknya pembeli bisa memilih buah-buahan yang kamu jual. Sediakan buah-buahan yang universal, dalam arti banyak diminati agar buah-buahan yang kamu jual cepat habis.

6. Terima pesanan online

Berbisnis di rumah sama tidak cukup, jika ingin meningkatkan omzet penjualan. Akan lebih baik jika kamu menjual buah-buahan kamu via online juga, jadi pembeli yang dijangkau jauh lebih luas.

Membeli secara online juga lebih praktis, pasti lebih diminati oleh masyarakat era modern. Apalagi di masa pandemi covid seperti saat ini yang mana orang-orang malas keluar rumah.

Untuk pembelian online ini sendiri, sebaiknya sediakan jasa antar pakai mobil ataupun motor. Jadi, jangan pakai jasa logistic agar kualitas buahnya tetap terjaga. Buah dapat sampai ke tangan pembeli tanpa rusak sedikit pun.

7. Pelayanan yang prima

Tips sukses menjalankan suatu bisnis adalah pelayanan yang prima. Sebab, pembeli akan selalu datang ketempat kamu jika pelayanan kamu membuat dia nyaman.

Jangan pernah marah jika pembeli banyak bertanya atau memengang buah-buahan. Selalu perlakukan pembeli sebagai raja, sehingga usaha buah-buahan akan laris manis.

Nah, itulah beberapa tips sukses menjalankan usaha buah-buahan yang perlu kamu ketahui. Yang namanya usaha, pasti akan ada jatuh bangunnya, entah itu tidak ada pembeli atau buah-buahan kamu rusak. Namun, jangan jadikan itu sebagai jalan untuk menyerah. Ibaratkan dalam berperang, kamu harus semangat sampai usaha buah-buahan yang kamu jalankan sukses seperti yang diharapkan.

Senin, 01 Agustus 2022

Tips Sukses Budidaya Ikan Lele untuk Pemula

Di zaman yang serba teknologi seperti saat ini, membuat orang berdondong-bondong mencari infomasi seputar peluang usaha yang cocok untuk dijadikan bisnis rumahan.

Namun, dengan ketatnya persaingan usaha sekarang ada baiknya mencari ide bisnis yang tidak ada matinya. Salah satunya budiya ikan lele.

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa budidaya ikan lele sangat menguntungkan karena perawatannya mudah dan pakannya juga murah.

Membudidayakan ikan lele semakin efisien dengan media kolam terpal sehingga tidak memerlukan lahan yang terlalu luas.

Ingin tahu lebih luas mengenai budidaya ikan lele? Yuk ikuti panduan memulainya berikut ini!

1. Mempersiapkan Modal

Hal pertama yang harus kamu persiapkan adalah modal. Modal awal budidaya lele tidak harus banyak atau besar. Dengan modal Rp 2-5 juta saja kamu sudah bisa mulai melakukan usaha ini. Yang pasti sebelumnya kamu sudah melakukan perencanaan dan perhitungan anggaran secara tepat, di antaranya:

- Menyewa atau membeli lahan

- Membuat kolam

- Membeli benih atau bibit lele.

- Membeli pakan

- Biaya operasional (listrik, air, gaji karyawan, dsb.)

Meski begitu ada beberapa poin yang bisa kamu tekan atau hapus untuk mengurangi pengeluaran di atas anggaran. Contohnya lahan, ika kamu memiliki lahan kosong di belakang rumah, atau lahan bekas perkebunan/perikanan sebelumnya maka kamu bisa gunakan lahan tersebut tanpa harus membeli atau menyewa lagi.

Begitu pula dengan pengeluaran untuk pembuatan kolam. Pertimbangkan untuk membuat kolam terpal yang biaya pembuatannya jauh lebih hemat daripada kolam semen.

2. Membuat Kolam

Kolam apa saja dapat kamu gunakan untuk membudidaya lele. Umumnya adalah kolam semen dan kolam terpal. Untuk pengeluaran yang lebih hemat, kamu bisa gunakan jenis kolam terpal.

Untuk membuat kolam terpal, kamu hanya membutuhkan terpal dengan ukuran cukup besar dan tebal, serta rangka terbuat dari bambu, kayu, atau papan yang kuat.

Bentuk terpal menjadi kolam dalam bentuk bundar. Setelah itu, isi kolam dengan air hingga mencapai kedalaman 30-40 cm, dan tambahkan pupuk kandang yang dibungkus kampil ke dalam kolam, biarkan sehari saja. Terakhir, air diberi probiotik, lalu biarkan selama seminggu sebelum digunakan.

3. Memilih Bibit Unggul

Kemudian, lakukan pemilihan bibit indukan lele yang sehat dan berkualitas. Untuk pejantan, pilihlah yang memiliki kepala cenderung pipih, warna lebih hitam, bentuk perutnya ramping, serta lincah. Sedangkan untuk induk betina, pilihlah yang memiliki kepala cembung, ukuran perut lebih besar dari punggung, dan gerakannya lebih lambat.

4. Memindah Benih

Indukan lele yang dipilih tersebut akan melakukan perkawinan dan menghasilkan anakan. Anakan inilah yang akan kamu rawat hingga usia panen. Benih-benih ikan lele kemudian dipindahkan ke kolam khusus untuk dibesarkan.

Setelah ukurannya sudah lebih besar, benih lele kemudian dipindah ke kolam utama. Cara memidahkannya adalah menggunakan ember yang sudah diisi air kolam. Biarkan beradaptasi sambil airnya dikurangi sebanyak 10-20 cm. Setelah 24 jam, pindahkan benih ke kolam utama.

5. Memberi Pakan

Hal terakhir adalah pemberian pakan. Pakan harus diberikan rutin sebanyak 3 kali dalam sehari, yaitu pagi pukul 7, sore pukul 5, dan malam pukul 10.

Berikan pakan secukupnya saja. Hindari memberi makan terlalu berlebihan karena dapat menimbulkan penyakit.

Demikian beberapa cara budidaya ikan lele yang bisa kamu contoh untuk memulai usaha. Masa panen berlangsung saat lele telah berusia 3-4 bulan, dengan ukuran 7-12 cm. Semoga membantu.

Tips Sukses Memulai Bisnis Tanaman Hias untuk Pemula

Naiknya harga kebutuhan pokok, menjadikan bisnis rumahan sebagai salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menambah penghasilan.

Terkadang, pendapatan seorang suami saja tidak cukup untuk membiayai kebutuhan rumah tangga karena semakin mahalnya bahan pokok. Salah satunya bisnis tanaman hias.

Bisnis tanaman hias merupakan salah satu peluang usaha yang dapat kamu pertimbangkan karena cukup menggiurkan, bahkan dengan modal yang tidak terlalu besar.

Tertarik dengan bisnis ini? Berikut tips sukses untuk menjalankan bisnis tanaman hias yang perlu kamu ketahui!

Tips Bisnis Tanaman Hias

1. Cermat Memilih Jenis Tanaman Hias

Langkah pertama yang perlu kamu perhatikan saat akan memulai bisnis tanaman hias adalah memilih tanaman apa yang akan dijual.

Terdapat banyak pilihan jenis tanaman yang bisa dibudidayakan dengan mudah, bahkan untuk kamu yang terhitung masih pemula.

Biasanya, ada dua jenis tanaman hias yang bisa dipilih untuk dibisniskan, yakni jenis tanaman berdaun atau tanaman dengan bunga.

Kedua jenis ini memiliki peluang usaha yang besar dan pastinya sangat menguntungkan bagi kamu yang ingin bisnis tanaman hias.

Adapun berapa jenis tanaman yang bisa kamu jual nanti, misalnya adalah:

- Bunga Anggrek

- Aglaonema

- Janda Bolong/Monstera

- Lidah Mertua

- Bunga Mawar

- Sirih Gading

- Paku Tanduk Rusa

- Bonsai

- Palem Bambu

- Kaktus

- Bunga Melati

2. Kenali Kebutuhan Tanaman Hias yang Hendak Dijual

Langkah berikutnya, kamu juga perlu mempelajari apa saja yang dibutuhkan dalam perawatan tanaman hias jika hendak melakukan bisnis ini.

Hal tersebut dapat membantu kamu mengontrol proses budidaya tersebut dengan baik, jadi tidak ada tanaman yang malah rusak atau tidak layak untuk dijual.

Semakin banyak yang kamu ketahui tentang kebutuhan proses budidaya tanaman tertentu, akan membuat tanaman semakin bagus dan menarik minat calon pembeli.

Ingat, luasnya wawasan mengenai budidaya tanaman hias adalah faktor paling utama untuk bisnis tanaman hias ini. Jangan pernah berhenti belajar, dan dapatkan pengetahuan lebih dalam tentang tanaman hias dari mana saja.

3. Jangan Lupa Menyiapkan Modal Usaha

Tentunya bisnis yang kamu idam-idamkan tidak akan berjalan tanpa modal yang cukup. Modal awal yang dapat kamu persiapkan untuk bisnis dari hobi ini bisa berkisar Rp3 juta.

Modal ini meliputi tanaman hias yang ingin dibudidayakan termasuk bibitnya dengan kisaran Rp2 juta dan membeli peralatannya sekitar Rp 1 juta.

Namun, modal dapat lebih murah lagi apabila kamu sudah memiliki perlengkapan dan peralatan sebelumnya.

4. Pilih Lokasi Berjualan yang Tepat

Lokasi dapat menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam menjalankan suatu bisnis. Pastikan jika lokasi atau rumah kamu berada di tempat ramai dan mudah dijangkau oleh calon konsumen.

Tetapi, kamu juga perlu menentukan lokasi yang tidak hanya potensial dan ramai, tetapi juga yang ramah untuk tanaman hias kamu. Jika terpaksa tidak memiliki lokasi seperti kualifikasi itu, kamu bisa pakai yang tersedia dulu.

5. Membuat Strategi Pemasaran yang Unik

Selain membuka toko, pemasaran bisnis tanaman hias juga perlu dilakukan secara online. Dengan memadukan strategi marketing online dan offline yang tepat, maka bisnis yang kamu jalankan akan mencapai kesuksesan lebih cepat.

Cobalah melakukan pemasaran bisnis di komunitas pecinta tanaman hias atau melalui media sosial yang ada.

Selain itu, kamu juga bisa membuat video cara merawat atau menanam tanaman hias untuk pemula. Dalam video tersebut, kamu bisa sambil mempromosikan bisnis tanaman hias yang kamu jalankan.

6. Ikuti Perkembangan Tren Tanaman Hias

Nyatanya tidak hanya bisnis fesyen saja yang harus mengikuti tren, tetapi hampir semua bisnis. Saah satunya bisnis tanaman hias.

Kamu perlu mengetahui apa saja tanaman hias yang sedang populer dikalangan pecinta tanaman saat ini, sehingga kamu dapat memperbanyak jumlahnya.

Ada beberapa jenis tanaman hias yang populer belakangan ini sehingga cocok untuk bisnis tanaman hias yang kamu baru geluti. Tanaman tersebut antara lain:

- Monstera

- Lidah mertua

- Anthurium

- Palem kuning

- Cycads

- Siklok

- Peperomiaobtusifolia

Demikian beberaapa tips sukses yang dapat kamu lakukan sebelum memulai bisnis tanaman hias. Semoga berhasil.

Tips Sukses Memulai Bisnis Mainan Anak

Mainan merupakan hal yang tidak terpisahkan dari dunia anak-anak. Secara naluriah, anak-anak sangat suka mainan karena memang secara usia, t...